Langsung ke konten utama

Postingan

[LISIGER OKTOBER] Prediksi Konsep Teori Bumi Datar Dari Sudut Pandang Metafisika

Penulis : Siska Puspita - Geografi 2016 Metafisika adalah suatu cabang filsafat yang membahas persoalan mengenai keberadaan suatu objek ( being ) atau eksistensi ( existence ). Metafisika dapat diartikan sebagai suatu studi atau pemikiran tentang sifat yang terdalam dari kenyataan atau keberadaan suatu objek di alam semesta yang bersifat fisik maupun non fisik. Dalam konteks Flat Earth, aliran metafisika yang berlaku adalah spiritualisme dan materialisme. Materialisme memandang bahwa sesuatu yang dianggap nyata adalah yang memiliki wujud dan dapat diindera. Sedangkan, spiritualisme memandang bahwa sesuatu yang nyata adalah yang memiliki jiwa (roh) yang mengisi dan mendasari kehendak alam. Metafisika modern memandang jika setiap pembahasan menyeluruh mengenai realitas harus mencakup pembahasan tentang alam semesta. Galileo mengantisipasi hal ini dengan mengatakan bahwa matematika merupakan bahasa yang digunakan oleh Tuhan untuk menulis hukum-hukum alam. Sehingga usaha manusia untuk ...

[LISIGER OKTOBER] Kegiatan 10 menit ini dapat meningkatkan kebahagiaan Anda

Penulis : Mentari Ramadhanti - Geografi 2016 Dengan hanya enam langkah sederhana, program ini dapat meningkatkan kebahagiaan Anda dalam waktu kurang dari yang dibutuhkan untuk minum secangkir kopi. Bahkan jika Anda belum didiagnosis menderita penyakit mental, tekanan sehari-hari dapat dengan mudah menghabiskan hidup Anda dari kepuasan dan kesenangan. Tidak ada strategi khusus yang memungkinkan seseorang untuk terlepas sari tekanan sehari-hari tersebut.   Suatu Bidang ilmiah yang disebut 'psikologi positif'   20 tahun telah memberikan teknik yang tak terhitung jumlahnya untuk meningkatkan mood Anda. Tetapi bagaimana kita menemukan waktu untuk menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari? Sandi Mann, seorang dosen di Universitas Central Lancashire, menawarkan satu solusi. Berdasarkan pengalamannya sebagai seorang psikolog klinis, dia memiliki beberapa saran yang mungkin bisa membantu. Saat dia menguraikan dalam bukunya, Sepuluh Menit   Kebahagiaan, programn...

[LISIGER OKTOBER] Sempat Menjadi Sajian Mewah, Begini Sejarah Es Batu di Indonesia

Penulis : Zainul Abidin - Geografi 2017 Pada tahun 1800-an, minuman dingin menjadi salah satu sajian mewah yang hanya dapat dinikmati oleh beberapa keluarga Belanda yang tinggal di kawasan Meester (sekarang dikenal dengan Jatinegara) dan Weltevreden (sekarang disebut dengan Sawah Besar). Sumber Gambar: http://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/2018/10/22/2572208938.jpg Kala itu,   es batu   disajikan sebagai pelengkap minum bir. Berdasarkan pemberitaan   Harian Kompas   pada 19 Juni 1972, es pertama kali masuk ke Indonesia pada 1846 dan membuat kehebohan saat itu.  Pada 18 November 1846, surat kabar Kavasche Courant memberitakan bahwa tanggal 17 November 1846, sebuah kapal besar dari Boston, Amerika Serikat, membawa es yang yang dipesan oleh Roselie en Co. Kabar ini menyebar hingga ke Benteng Batavia setelah adanya pemberitaan tersebut. Kabar ini membuat pihak Bea Cukai menjadi sibuk karena mereka belum mempersiap...

[LISIGER OKTOBER] Mengenal Lebih Dalam Kesenian Debus Asal Banten

Penulis : M. Gendra Mahdavikia - Geografi 2016 Pernahkah kalian mendengar atau melihat kesenian Debus? Apasih itu Debus? Debus merupakan kesenian bela diri yang berasal dari Banten. Kesenian ini mempertunjukan kemampuan manusia yang luar biasa, misalnya kebal terhadap   senjata tajam, kebal terhadap air keras, dan lain- lain. Kesenian Debus merupakan kesenian yang dikombinasikan dengan seni tari, seni suara dan kebatinan yang bernuansa penuh magis. Dan dewasa ini kesenian debus biasanya dipertunjukkan sebagai pelengkap upacara adat, upacara magis dan untuk hiburan masyarakat. Pemain Debus merupakan pertunjukan seni secara berkelompok dengan jumlah pemain sebanyak 12 sampai 15 orang, yang masing-masing mempunyai tugas sebagai berikut: 1. 1 orang juru gendang 2. 1 orang penabuh tembang 3. 2 orang penabuh dogdog tingtit 4. 1 orang penabuh kecrek 5. 4 orang sebagai penzikir 6. 5 orang pemain atraksi 7. 1 orang sebagai syekh     ...

[LISIGER SEPTEMBER] Opini : Korelasi antara Public Transport dengan Public Mentality terhadap Solusi atas Kemacetan

Penulis : Rifqi Taufiqurramadhan - Geografi 2016 Pernahkah kalian merasakan macet? Ya, masyarakat urban pasti pernah merasakan yang dinamakan macet. Apa itu macet? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) macet memiliki artian “tersendat” atau “tidak lancar”, dalam dunia transportasi mengacu kepada tersendatnya arus lalu lintas atau tidak lancarnya arus kendaraan pada suatu ruas jalan. Untuk Indonesia sendiri, kota Jakarta menjadi sorotan utama atas problem kemacetan di negeri ini. Perlu diketahui bahwa Jakarta menempati urutan ke-12 sebagai kota termacet didunia dan termacet ke-2 di Asia setelah Bangkok, menurut sebuah riset berjudul “Inrix 2017 Traffic Sorecard ” yang dilakukan sepanjang 2017 oleh Inrix. Walau bukan peringkat pertama di dunia, kemacetan di Jakarta sudah terasa sangat luar biasa. Permasalahan kompleks tersebut dipicu oleh beragam faktor, mulai dari Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak tertib, angkutan umum yang berhenti sembarangan di bahu jalan, ke...

[LISIGER SEPTEMBER] Kabar Dari Arktik

Penulis : Devy Amania - Geografi 2016 Pemanasan global atau global warming merupakan proses meningkatkanya suhu udara di atmosfer, laut dan daratan bumi yang disebabkan karena aktivitas manusia. Global Warming berdampak pada bertambahnya suhu bumi, mencairnya es di kutub, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, perubahan jumlah dan pola presipitasi, kenaikan muka air laut, berpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser dan punahnya hewan. Sinar matahari yang datang ke bumi tidak seluruhnya sampai melainkan hanya 30% yang mencapai bumi, ketika sinar matahari datang sampai ke permukaan bumi maka berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan bumi. Permukaan bumi akan menyerap sebagian panas dan sisanya akan dipantulkan tetapi sebagian panas yang seharusnya memantul terperangkap diatmosfer bumi karena menumpuknya jumlah gas rumah kaca di atmosfer bumi seperi uap air, karbon dioksida dan metana. Keadaan ini terjadi terus menerus dan mengakibatkan suhu rata-rat...